Dalam pengembangan aplikasi modern, Model-View-Controller (MVC) adalah salah satu pola arsitektur yang banyak digunakan. MVC memungkinkan aplikasi dikembangkan dengan memisahkan logika utama menjadi tiga bagian: Model, View, dan Controller.
Apa itu MVC?
MVC adalah pola desain yang membantu pengembang memisahkan antara:
- Model: Mengelola logika dan data.
- View: Menampilkan data ke pengguna.
- Controller: Penghubung antara Model dan View.
Mengapa Menggunakan MVC?
- Kemudahan Tim: Frontend & backend bisa kerja paralel.
- Kode Lebih Rapi: Struktur jelas dan mudah dikelola.
- Testing Modular: Setiap bagian bisa diuji terpisah.
- Mudah Maintenance: Perbaikan lebih terarah.
Bagaimana MVC Bekerja?
- View mengirim request ke Controller.
- Controller memproses ke Model.
- Model mengembalikan data.
- Controller mengirim ke View.
Studi Kasus: Aplikasi Booking Tiket
1. Model
Contexts, Entities, Repository
public class MySqlRepo {
public string GetBalance(string id) {
string query = $"SELECT balance FROM users WHERE id = '{id}'";
return balance;
}
}
2. Controller
public class BioskopController {
private MySqlRepo _repository = new MySqlRepo();
public string GetBalance(string id) {
return _repository.GetBalance(id);
}
}
3. View
public class Homepage {
private BioskopController _controller = new BioskopController();
public void ShowBalance() {
string id = "user123";
string balance = _controller.GetBalance(id);
Console.WriteLine($"Saldo Anda: {balance}");
}
}
Kesimpulan
MVC membantu membangun aplikasi yang terstruktur, mudah dikembangkan, dan scalable. Dengan pemisahan yang jelas, proses development jadi lebih efisien.
Cara terbaik memahami MVC adalah langsung praktik membuat aplikasi sederhana.
SHARE THIS LOG
